
Menitsembilan, Subang– Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang memperkuat sinergi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban guna menjamin penyediaan air bersih di kawasan Pelabuhan Patimban.
Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan kerja dan audiensi Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, M.I.Kom., beserta jajaran ke kantor KSOP Patimban. Kunjungan disambut langsung oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan (LLA&UK) KSOP Kelas II Patimban, Hadi S. Arif, S.T., M.Log.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kolaboratif untuk membahas penguatan penyediaan air bersih di kawasan pelabuhan yang terus berkembang sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Audiensi diawali dengan pemaparan kondisi eksisting kawasan Pelabuhan Patimban dan rencana pengembangan pelabuhan secara bertahap hingga tahun 2045. Dalam kesempatan itu, Perumda TRS memaparkan kesiapan infrastruktur, kapasitas produksi, serta rencana pengembangan sistem penyediaan air minum untuk mendukung operasional pelabuhan ke depan.
Saat ini, Perumda TRS telah melayani kebutuhan air bersih KSOP Patimban dengan distribusi rata-rata 2–3 liter per detik. Pasokan tersebut disalurkan dari Reservoar Pamanukan menuju ground tank KSOP Patimban berkapasitas 1.800 meter kubik.
Sebagai bentuk kesiapan mendukung pengembangan pelabuhan, Perumda TRS juga telah menyiapkan kapasitas ketersediaan air sebesar 43 liter per detik yang siap dimanfaatkan sesuai peningkatan kebutuhan di kawasan pelabuhan.
Diskusi juga menyoroti proyeksi kebutuhan air bersih seiring pesatnya perkembangan Pelabuhan Patimban. Ketersediaan air bersih menjadi infrastruktur vital untuk menunjang aktivitas kawasan pelabuhan, baik untuk fasilitas darat, kawasan industri penunjang, maupun pelayanan kapal yang bersandar.
Selain sesi pemaparan dan diskusi, jajaran Perumda TRS bersama KSOP Kelas II Patimban melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di kawasan pelabuhan. Peninjauan bertujuan melihat kondisi lapangan, memetakan potensi jaringan distribusi air bersih, serta mengidentifikasi kebutuhan layanan air minum yang akan terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas kepelabuhanan.
Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyediaan layanan air minum yang berkualitas.
“Pelabuhan Patimban merupakan kawasan strategis yang akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang siap mendukung kebutuhan air bersih secara berkelanjutan melalui kolaborasi yang kuat dengan KSOP dan seluruh stakeholder terkait,” ujarnya.
Lukman juga menyoroti telah beroperasinya terminal petikemas di Pelabuhan Patimban.
“Kami merespons positif aktivitas petikemas di Pelabuhan Patimban sudah mulai beroperasi. Fasilitas hydrant air sudah disediakan di dek dermaga. Kapal yang bersandar tinggal tapping air dari hydrant itu,” kata Lukman.
Untuk kebutuhan jangka panjang, Perumda TRS berencana melakukan investasi pembangunan WTP baru. Hal ini mengingat selain Pelabuhan Patimban, kawasan industri dan backup area komersial juga membutuhkan air bersih dalam jumlah besar.
“Kami rencanakan pembangunan WTP dengan kapasitas 2 x 100 lpd. Bisa uprating jika terus meningkat,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi ini, Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang berharap dapat menjadi mitra strategis dalam penyediaan layanan air bersih bagi Pelabuhan Patimban. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran operasional pelabuhan, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Subang maupun nasional. (Bob).





