LSM Trinusa Ngadu Soal Revitalisasi, Ketua DPRD Subang: Saya Belum Terima Suratnya

Menitsembilan, Subang- Polemik carut-marutnya pelaksanaan program Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Subang berbuntut panjang. LSM Trinusa DPC Subang yang sebelumnya melayangkan surat permohonan audiensi kepada DPRD Subang terkait dugaan penyimpangan revitalisasi ratusan sekolah mulai TK/Paud, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, akhirnya mendapat respon dari Ketua DPRD Subang.

Ketua DPRD Subang, Viktor Wirabuana, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah mengecek surat masuk ke Dewan dari LSM Trinusa. Namun hingga saat ini, dirinya mengaku belum menerima surat permohonan audiensi tersebut.

“Saya sudah cek surat masuk ke Dewan dari LSM Trinusa. Sampai saat ini saya belum menerima surat permohonan tersebut,” ujar Viktor.

Bahkan, untuk memastikan, Viktor pun menanyakan langsung kepada Ketua Komisi IV DPRD Subang yang membidangi pendidikan. Jawabannya pun sama.

“Saya tanyakan ke Ketua Komisi IV apakah ada surat permohonan audiensi dari LSM Trinusa, Ketua Komisi IV menjawab belum menerima surat itu,” jelasnya.

Padahal, seperti diberitakan sebelumnya, persoalan revitalisasi sekolah di Subang tengah menjadi sorotan tajam. Mulai dari SDN Wates dan Sejumlah Sekolah di Kecamatan Blanakan yang diduga diarahkan dalam belanja Siplah dan diborongkan, hingga 17 SDN di Kecamatan Subang yang P2SP-nya diduga hanya menjadi simbol prasyarat.

Tak hanya itu, program yang seharusnya swakelola sesuai Perpres Presiden Prabowo Subianto ini juga diduga melanggar Permendagri No. 19 Tahun 2016 karena pembongkaran aset BMD tanpa SK Bupati. Wakil Ketua Komisi III, Hendra Boeng, bahkan menyebut pelaksanaannya brutal dan cacat prosedur.

Menanggapi belum diterimanya surat tersebut, Viktor pun memberikan saran agar tidak terjadi miskomunikasi.

“Viktor pun menyarankan agar pihak yang mau melayangkan surat audiensi untuk langsung ditujukan pada Ketua DPRD,”

“Tujukan saja ke Saya sebagai Ketua DPRD nanti Saya CQ ke Komisi IV jika permohonan audiensi terkait pendidikan atau revitalisasi sekolah seperti dalam pemberitaan,” pungkas Viktor.

Kini publik menunggu, apakah setelah arahan langsung dari Ketua DPRD ini, audiensi antara LSM Trinusa dengan Komisi IV akan segera terlaksana untuk membongkar potret buram revitalisasi sekolah yang diduga grogoti uang pajak rakyat tersebut.

—Boby Ramadan

Bagikan