
Menitsembilan, Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau yang akrab disapa Kang Rey, resmi melantik Rona Mairansyah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang yang baru. Pelantikan tersebut dilaksanakan di pelataran Kantor Bupati Subang, berbarengan dengan upacara Hari Kesaktian Pancasila, Rabu (01/10).
Dalam pidatonya, Kang Rey mengawali dengan permohonan maaf karena sempat terlambat hadir akibat kondisi kesehatan.
“Kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Sebelumnya saya ucapkan permintaan maaf karena tadi tidak hadir, karena tadi disuntik dulu dan diinfus dulu, tapi alhamdulillah pada acara pelantikan Sekda ini bisa hadir dan langsung melantik Sekda yang baru,” ujar Kang Rey.
Pada kesempatan tersebut, Kang Rey juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sekda sebelumnya, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., yang telah mengabdi hampir 40 tahun untuk Kabupaten Subang.
“Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Subang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Haji Asep Nuroni atas pengabdian, dedikasi, dan kinerja yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Sekda,” ucapnya.
“40 tahun, sekarang sudah bebas Pak Sekda. Nggak akan dimarahin lagi Pak Gubernur kalau sekarang. Tugas itu dikasih ke Pak Rona sekarang. Karena di Subang dunungannya 2, Bupati dan Gubernur. Jadi kali ini Bu Sekda diajak liburan dulu lah, Pak Asep Nuroni,” candanya yang disambut tawa hadirin termasuk Kapolres dan Dandim.
Kang Rey menegaskan proses seleksi Sekda kali ini berlangsung sangat terbuka dan demokratis. Dari 10 orang pendaftar, mengerucut menjadi 3 nama terbaik hasil penilaian Pansel, dan akhirnya terpilih satu.
“Saya ucapkan terima kasih kepada 10 calon Sekda yang sudah mendaftar, khususnya yang mengerucut menjadi 3 orang, itu merupakan ASN pilihan terbaik yang ada di Kabupaten Subang,” katanya.
Ia mengungkapkan sengaja melakukan wawancara secara terbuka dengan melibatkan para Camat, Kabag, dan Kepala OPD untuk bertanya langsung kepada calon Sekda tentang gagasan dan visi misinya.
“Sengaja saya lakukan terbuka, tidak ada yang bermain di belakang kamar, tapi semuanya betul-betul terbuka. Bahkan para eselon 2 dan eselon 3 memberikan masukan melalui voting. Baru kali ini seleksi Sekda dilakukan secara terbuka seperti ini,” tegas Kang Rey.
Menurutnya, keterbukaan itu penting karena Sekda memiliki peran strategis, bukan hanya melayani Bupati dan Wakil Bupati, tetapi yang utama adalah mengorkestrasikan dan mengkolaborasikan seluruh elemen pemerintahan.
“Kalau Sekda ke Bupati mau siapa pun pasti selalu siap diperintah A, B, C, D. Tapi yang terpenting bagaimana Sekda ini bisa mengkolaborasikan, bisa menjadi Bapak bagi seluruh ASN, dan bisa menjadi orangtua untuk para ASN yang ada di Kabupaten Subang,” jelasnya.
Kang Rey juga berkelakar soal pelantikan yang dibarengkan dengan Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Hal tersebut bukan settingan, melainkan untuk efisiensi anggaran.
“Hari ini pelantikan Sekda hadir termasuk ada TNI-Polri. Tapi ini bukan di-setting kayak gini, karena kita hemat biaya, jadi pelantikan Sekda dibarengin sama upacara Hari Kesaktian Pancasila. Sehingga kebetulan Forkopimda masih ada, sekalian dilanjutkan,” ujarnya.
“Pak Asep Nuroni bisa milih tanggal pensiun, 1 Oktober lagi, pas Hari Kesaktian Pancasila. Jadi saya nggak usah nganggarin pelantikan Sekda, cukup pas upacara bareng-bareng dihadiri pula oleh TNI-Polri. Luar biasa ini Pak,” tambahnya.
Di akhir pidato, Kang Rey mengucapkan selamat kepada Sekda baru, Rona Mairansyah, dan meminta untuk melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan pendahulunya serta memperbaiki yang masih kurang demi mewujudkan Subang yang upgrade.
“Untuk calon Sekda sembilan orang yang belum terpilih, saya harap tidak mengurangi semangatnya. Sebenarnya bingung, tiga calon kemarin ketiganya saya dekat, punya kemampuan luar biasa. Tapi karena Sekdanya cuma satu. Saya mohon semangatnya jangan kendor,” pungkas Kang Rey.
—Boby Ramadan





