
Menitsembilan, Subang – Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan kesiapsiagaan bencana harus jadi tanggung jawab bersama. Hal itu disampaikan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi saat memimpin Apel Siaga Bencana di Mapolres Subang, Rabu (09/09/2026).
Apel tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Subang, Kapolres Subang, dan Dandim 0605 Subang.
Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey mengatakan, apel ini untuk memastikan semua pihak siap menghadapi potensi bencana kapan pun.
“Kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” ujar Kang Rey.
Ia mengingatkan saat ini sejumlah wilayah di Subang mengalami kekeringan. Kondisi ini bisa memicu kebakaran hutan dan lahan.
“Mari jaga sumber air, jangan bakar lahan, dan segera laporkan jika ada potensi bencana,” katanya.
Kang Rey juga meminta warga mewaspadai aktivitas Gunung Anak Krakatau. Meski Subang tidak dekat dengan gunung tersebut, abu vulkanik bisa sampai ke Subang tergantung arah angin. Saat ini status gunung itu masih Level III atau Siaga.
“Informasi terkait gunung anak Krakatau harus terus kita pantau,” tegasnya.
Pemkab Subang bersama BPBD, TNI, Polri dan instansi terkait akan terus memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Hal ini penting karena wilayah Subang dari pegunungan sampai pesisir rawan bencana.
“Mari kita kuatkan pencegahan, mitigasi, dan respons cepat. Koordinasi antar lembaga harus lebih solid agar masyarakat Subang terlindungi,” kata Kang Rey.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa mencegah bencana lebih penting daripada menanganinya saat sudah terjadi.
Apel ini diikuti TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinkes, Dinsos, dan Tagana. Kegiatan ditutup dengan pengecekan peralatan penanggulangan bencana di Kabupaten Subang.
—Boby Ramadan





