
Subang, Menitsembilan — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengajak seluruh Badan Usaha Milik Daerah untuk bergerak lebih inovatif, transparan, dan beretika. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja BUMD Semester I Tahun 2026 di Sari Alam Ciater, Kamis (03/09/2026).
Rapat tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Inspektorat Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Hukum, serta jajaran direksi BUMD. BUMD yang hadir di antaranya Perumda TRS, BPR Jabar, BPR Subang, PT Subang Sejahtera, dan PT SEA.
Dalam sambutannya, Kang Rey, sapaan akrab Bupati Subang, menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik sebagai kunci keberlangsungan BUMD.
“Tata kelola perusahaan yang baik akan mampu mengarahkan perusahaan pada pengelolaan yang sehat dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, keberadaan BUMD tidak hanya berorientasi pada keuntungan. Menurutnya, BUMD juga harus menjunjung etika dan menciptakan terobosan yang mampu meningkatkan produktivitas serta kontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Keberadaan BUMD pada dasarnya tidak hanya mengutamakan keuntungan semata, akan tetapi memperhatikan etika yang baik maupun menciptakan terobosan baru yang mampu mendongkrak produktivitas perusahaan, dalam kontribusinya terhadap perekonomian daerah,” tuturnya.
Kang Rey mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Dalam beleid itu disebutkan BUMD berperan memberi kemanfaatan bagi perkembangan perekonomian daerah, menyelenggarakan pelayanan umum berupa penyediaan barang dan jasa yang bermutu, serta memperoleh laba.
Untuk mewujudkannya, ia meminta seluruh BUMD menerapkan lima asas utama: transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.
“Dengan lima asas itu, kita bisa membangun etos bisnis dan kerja yang baik. Kepercayaan pasar juga akan tumbuh sehingga mendukung pengembangan usaha dan investasi secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dorong Inovasi untuk Kemandirian Fiskal
Bupati menegaskan peran strategis BUMD dalam memperkuat keuangan daerah. Ia meminta BUMD tidak berhenti pada rutinitas, tetapi terus melahirkan inovasi.
“BUMD harus lebih mendongkrak lagi, memberikan inovasi, memiliki terobosan lagi untuk pemerintah daerah, sehingga hasil kerja keras setiap BUMD betul-betul menjadi salah satu bentuk dari kemandirian fiskal,” tegasnya.
Melalui evaluasi semester I ini, Kang Rey berharap tim evaluasi bekerja secara komprehensif agar setiap persoalan yang menghambat kinerja BUMD dapat segera ditemukan dan dicarikan solusi.
Ia juga mendorong penguatan sinergi. Sinergitas antar BUMD, antara BUMD dengan pemerintah daerah, hingga dengan masyarakat dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Subang.
Di akhir acara, Bupati Subang mengajak seluruh BUMD menciptakan iklim bisnis yang sehat.
“Saya berharap kita bersama-sama membangkitkan perekonomian Kabupaten Subang,” pungkasnya. (Bob).





