Bupati Subang Nyatakan “Perang” Lawan Narkoba dan Begal, Apresiasi Kinerja Kapolres Baru

Menitsembilan, Subang- Bupati Subang Reynaldi Putra Andita menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Subang beserta jajaran Satreskrim dan Satuan Narkoba atas kinerja cepat dalam memberantas peredaran narkoba dan tindak kekerasan di Kabupaten Subang.

Apresiasi itu disampaikan Reynaldi saat kegiatan rilis beberapa waktu lalu. Ia menyebut, meski Kapolres Subang baru menjabat sekitar satu bulan, langkah penegakan hukum yang dilakukan sudah terlihat signifikan.

“Terima kasih kepada Pak Kapolres dan seluruh jajaran Satreskrim maupun narkoba di Kabupaten Subang. Pejabat baru mungkin baru 1 bulan, tapi alhamdulillah gebrakannya sudah bertubi-tubi. Sudah beberapa kali rilis, dan sudah beberapa kali dilakukan penangkapan-penangkapan khususnya kasus narkoba maupun kekerasan yang ada di Kabupaten Subang,” ujar Reynaldi.

Bupati mengungkapkan, beberapa bulan lalu aduan masyarakat terkait peredaran narkoba di Subang cukup ramai masuk ke media sosial pribadinya. Namun sebelum aduan itu sempat ia sampaikan, aparat kepolisian sudah lebih dulu melakukan penindakan.

“Saya jujur, saya belum pernah menyampaikan ke Pak Kapolres tentang aduan masyarakat itu, tapi sebelum saya melaporkan, ternyata sudah disikat duluan. Jadi saya ucapkan terima kasih, ternyata sebelum aduannya saya sempat sampaikan, sudah langsung banyak yang ditangkap pelaku pengedar,” katanya.

Reynaldi menegaskan Pemerintah Kabupaten Subang saat ini sedang “berbenah”. Ia menyoroti bahwa narkoba, obat-obatan terlarang, begal, dan kekerasan merupakan satu kesatuan masalah yang harus dituntaskan bersama.

Sebagai langkah preventif, Bupati berencana memasang CCTV di titik-titik rawan kriminalitas di seluruh wilayah Subang. Pemasangan ini akan dilakukan setelah berkoordinasi dengan Polres Subang.

“Saya akan menyiapkan CCTV di daerah-daerah yang memang rawan terjadinya tindak pidana kekerasan, pembegalan, dan lain-lainnya. Ke depannya saya dengan Pak Kapolres akan berdiskusi titik-titiknya di mana saja. Nanti akan terintegrasi dengan Polres Subang maupun dengan masyarakat, sehingga ketika terjadi kekerasan buktinya bisa langsung terpantau,” jelasnya.

Ia mencontohkan kasus kekerasan yang terjadi di sebuah gerai Alfamart, di mana korban sempat disekap dan diikat. Menurutnya, kejadian seperti itu tidak boleh terulang di Subang.

“Ini suatu hal yang memang harusnya tidak terjadi di Kabupaten Subang. Bagi saya itu di luar akal sehat,” tegasnya.

Reynaldi juga menekankan komitmen Forkopimda Subang yang bersinergi antara kepolisian, kejaksaan, Kodim, dan seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita buktikan bahwa Kabupaten Subang sudah mulai berbenah. Kita nyatakan perang dengan narkoba, kita nyatakan perang dengan pembegalan,” ujarnya.

Bupati mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba-coba mengkonsumsi atau memperjualbelikan obat-obatan terlarang serta melakukan tindakan kekerasan. Ia yakin di bawah kepemimpinan Kapolres saat ini, pemberantasan kejahatan akan menjadi prioritas.

“Kepentingan kita sama, bagaimana masyarakat di Kabupaten Subang bisa merasa aman berada di Kabupaten Subang yang kita cintai,” pungkasnya. (Bob).

Bagikan