
Menitsembilan, Subang- Keluhan warga terkait pelaksanaan proyek pelebaran Jalan Rawabadak–Cipaku akhirnya mendapat respons cepat dari tim pelaksana di lapangan.
Tim pelaksana menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Menurut mereka, keterlambatan di beberapa titik bukan karena pekerjaan ditelantarkan, melainkan karena adanya sejumlah kendala teknis yang harus diselesaikan bertahap.
“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan selama proyek ini berjalan. Kami memahami aktivitas warga terganggu, terutama terkait akses jalan dan rambu yang belum optimal,” ujar perwakilan tim pelaksana, Jumat 11 September 2026.
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterlambatan pengiriman material utama untuk proses pengecoran. Hal ini terjadi karena secara bersamaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah menjalankan banyak proyek infrastruktur di berbagai wilayah.
“ Karena proyek Pemprov Jabar sedang berlangsung di seluruh wilayah, kami pun harus sedikit mengantri untuk mendapatkan bahan material. Tapi kami yakinkan, kegiatan ini akan tetap berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” jelasnya.
Menjawab keluhan terkait rambu dan marka jalan, tim pelaksana memastikan akan segera melakukan optimalisasi di sepanjang jalur. Saat ini garis marka penanda sebenarnya sudah dipasang, namun banyak yang putus dan terkelupas akibat padatnya lalu lintas dan faktor cuaca.
“Untuk rambu penanda kami akan segera optimalkan di sepanjang jalur. Memang sebelumnya sudah terpasang garis line, namun banyak yang putus. Ini segera kami atasi agar keselamatan pengguna jalan lebih terjaga,” tambahnya.
Terkait adanya lubang dan permukaan jalan yang belum rata, tim menegaskan hal itu bukan dibiarkan. Ada tahapan pekerjaan yang wajib dilalui terlebih dahulu, mulai dari proses menunggu pemadatan tanah hingga pembuatan lantai dasar sebelum masuk ke tahap pengecoran akhir.
“Lubang bukan dibiarkan. Ada beberapa tahap yang harus kita laksanakan, dari mulai menunggu pemadatan dan membuat lantai dasar. Jadi sepanjang jalan itu sampai sekarang masih terus dilakukan pelaksanaan pekerjaan,” tegasnya.
Saat ini pengerjaan pelebaran Jalan Rawabadak–Cipaku masih terus berjalan. Tim pelaksana berkomitmen mempercepat progres tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas hasil.
Warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di area proyek dan bersabar hingga seluruh tahapan selesai. Tim pelaksana juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan masukan selama proyek berlangsung.
Dengan langkah gerak cepat dan komunikasi yang terbuka ini, diharapkan proyek pelebaran Jalan Rawabadak–Cipaku dapat segera rampung dan memberikan manfaat berupa akses jalan yang lebih lebar, aman, dan nyaman bagi warga Cibogo dan sekitarnya.
—Boby Ramadan





