
Menitsembilan, Subang – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan pujian tinggi untuk Kabupaten Subang saat sosialisasi kredit program perumahan bersama Bank BRI di Aula Oman Sahroni, Pendopo Bupati Subang, Senin (5/10/2026).
Menteri yang akrab disapa Ara itu mengaku sangat senang melihat besarnya perputaran ekonomi yang terjadi di Subang dalam waktu singkat.
“Saya datang hari ini sangat senang. Hari ini BRI total debiturnya 1.080, nilainya 1.301 miliar. 1.301 miliar, di Subang itu besar sekali. Artinya ada 300 miliar yang bergerak,” ungkap Ara.
Ara menegaskan, program kredit perumahan ini bukanlah program konsumtif, melainkan program produktif yang langsung menggerakkan sektor riil.
“Ini bukan konsumtif, bukan mau dibeliin pakaian, shopping, beli tas, beli sepatu. Ini untuk usaha. Artinya ini produktif, ekonomi bergerak di Subang. Amin. Nanti kalau bisa buat sekali lagi yang lebih besar,” ujarnya.
Ia bahkan membandingkan capaian Subang dengan rekor penyaluran kredit di Kabupaten Batang yang mencapai 880 miliar.
“Di Batang itu pernah satu kali 880 miliar. Coba kamu kalahin tuh. Sekarang rekornya betul 880 miliar. Jadi ayo berlomba-lomba. Saya yakin UMKM di Subang ini pasti ada ribuan. Kontraktor, developer, toko bangunan, UMKM, pedagang. Buat rumah Bupati ini jadi rumah rakyat,” tantangnya.
Menurut Ara, program kolaborasi seperti ini sangat vital karena keterbatasan APBD.
“Kan nggak ada program dari APBD seperti ini. Jadi pakai ini program supaya uangnya berputar. Kan ujungnya kesejahteraan rakyat. Bayangin, satu titik saya datang satu jam seperempat, 301 miliar. Belum mereka nanti usahanya mayoritas di rumah, belum punya pegawai. Nah inilah yang menggerakkan ekonomi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ara juga memberikan apresiasi kepada Ketua DPD REI Jawa Barat yang memberikan diskon Rp 10 juta per unit rumah subsidi dan kepada Bupati Subang yang telah menggratiskan biaya BPHTB dan PBG untuk rakyat.
“Inilah pengusaha yang baik, yang punya hati. Nggak hanya memperkaya dirinya sendiri. Tapi mau kasih diskon 10 juta, itu besar loh. Terima kasih Pak Bupati, BPHTB dan PBG sudah gratis, tidak ada kesulitan berusaha,” pungkasnya.
(Bob).





