
Menitsembilan, Subang- Mantan birokrat orang nomor satu di ASN Subang, H Aminudin, kembali turun ke lapangan pada 26 Agustus 2026.
Kali ini, dia melakukan gerakan peduli lingkungan dengan menyisir keberadaan pohon Ki Tambleg yang menjadi perhatian khususnya sejak sekitar 20 tahun lalu.
Gerakan tersebut dilakukan bersama Segelintir Rakyat Subang (SRS), lembaga yang saat ini dimotori H Aminudin.
Mereka melakukan pengecekan sekaligus pendataan kondisi pohon Ki Tambleg yang tersebar di sejumlah wilayah Subang.
Kepedulian H Aminudin terhadap pohon Ki Tambleg bermula saat dirinya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang sekitar dua dekade silam.
Saat itu, dia berinisiatif menanam pohon tersebut di sejumlah kecamatan dan halaman kantor dinas di Kabupaten Subang.
Kini, setelah puluhan tahun berlalu, H Aminudin kembali mendatangi pohon-pohon yang pernah ditanamnya. Salah satunya berada di depan kantor PDAM Tirta Rangga Subang.
Di lokasi tersebut, Aminudin bersama tim melakukan pemeriksaan kondisi pohon sekaligus membersihkan sejumlah ranting yang telah lapuk.
“Saya memang secara spesifik menyoroti pohon Ki Tambleg ini. Hari ini saya ingin melihat sejauh mana keberadaannya dan seperti apa kondisinya,” kata H Aminudin.
Menurutnya, pohon Ki Tambleg merupakan salah satu pohon yang unik dan langka.
Bentuknya menyerupai bonsai berukuran raksasa dan dapat bertahan hingga ratusan tahun.
H Aminudin menyebut habitat Ki Tambleg di Subang antara lain berada di wilayah Manyingsal, Pasir Bungur, Kecamatan Purwadadi, serta kawasan Sanghyang Sri, Kecamatan Sukamandi.
“Memang tidak memerlukan perawatan khusus, tapi saya dan tim dari SRS turun lapangan untuk mengecek dan mendata kembali pohon langka ini,” ujarnya.
Bagi H Aminudin, kepedulian terhadap lingkungan bukan hal baru.
Kecintaannya terhadap lingkungan hidup telah dilakukan sejak masih aktif sebagai pejabat, termasuk ketika dipercaya menduduki posisi setingkat Sekretaris Daerah Kabupaten Subang.
Ia menilai penyelamatan pohon dan hutan merupakan tanggung jawab bersama.
Karena itu, gerakan kecil yang dilakukannya bersama SRS diharapkan dapat menginspirasi masyarakat.
“Semoga langkah kecil ini menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa peduli lingkungan itu sesuatu yang harus tertanam di dalam jiwa,” tutur H Aminudin.
“Bagaimana kita bisa mewariskan kelestarian lingkungan bagi generasi berikutnya, sekaligus penyelamatan pohon dan hutan yang sangat berfungsi bagi kehidupan manusia,” pungkasnya. (Sumber lenteranusantara).





